MenKopUKM Ajak Pelaku Usaha Modifikasi Sepeda Motor Berkoperasi

- Editor

Sabtu, 6 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MenkopUKM Teten Masduki dalam acara Kustomfest 2021 yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian, Jakarta, Jumat (5/11/2021). (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)

MenkopUKM Teten Masduki dalam acara Kustomfest 2021 yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian, Jakarta, Jumat (5/11/2021). (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)

Pelopor.id – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para pelaku industri otomotif khususnya pelaku usaha modifikasi atau sepeda motor kustom untuk berkoperasi. Sebab, dengan berkoperasi usaha modifikasi sepeda motor dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang besar dan merata di berbagai daerah. Menurutnya, pelaku usaha modifikasi sepeda motor ini menjadi salah satu bagian dari UMKM masa depan di Indonesia karena berbasis kreativitas dan inovasi.

“Jadi ini menjadi potensi yang besar di tengah pandemi. Karena saat ini yang memiliki daya beli itu middle up, sehingga harus digarap dengan produk-produk custom yang high end product. Maka dari itu, saya mengajak industri otomotif untuk bergabung dengan koperasi, agar dapat menjadi unggulan kustom produk Indonesia,” tuturnya dalam acara Kustomfest 2021 yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian, Jakarta, Jumat (5/11/2021).

“Dari segi pembiayaan, sisi produksi bisa memakai KUR (Kredit Usaha Rakyat) atau pakai dana koperasi. Tapi untuk listing company bisa memanfaatkan Pegadaian, jadi orang tidak harus beli cash kan.”

Model bisnis modifikasi sepeda motor yang dikemas dalam bentuk koperasi, menurut Teten dapat menumbuhkan center of excellence di berbagai daerah. Dengan demikian, menurutnya Indonesia akan memiliki kekayaan komunitas yang kreatif dan lebih luas.

“Pandemi membuka kita membangun kesadaran baru untuk melihat the new model economy Indonesia,” tandas Teten.

MenKopUKM menilai koperasi bisa menjadi bentuk usaha yang cocok untuk menaungi para builder sepeda motor custom. Dengan terhimpun ke dalam koperasi, mereka bisa menjadi aggregator projek pekerjaan lebih besar. Sementara pengerjaan modifikasi dan kebutuhan setiap komponen dapat disebar ke bengkel-bengkel spesifik.

Teten menjelaskan, dengan adanya koperasi akan mempermudah akses pembiayaan dari hulu, produksi, hingga pemasaran. Misalnya akses pembiayaan bunga ringan dari LPDB-KUMKM yang saat ini memang diarahkan untuk memperkuat koperasi produksi.

Baca Juga :   Petani Garam Curhat ke Moeldoko, Ada Apa?

Sementara dari pemasaran, penyerapan produk akan lebih terjamin karena dilakukan koperasi yang menjalin kerja sama dengan offtaker. Misalnya Pegadaian yang menyediakan kredit pembelian kendaraan bermotor kepada konsumen.

“Dari segi pembiayaan, sisi produksi bisa memakai KUR (Kredit Usaha Rakyat) atau pakai dana koperasi. Tapi untuk listing company bisa memanfaatkan Pegadaian, jadi orang tidak harus beli cash kan. Nah listing dari Pegadaian, lebih setengah dari kadar listing company untuk motor komersial,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya bermitra sekaligus memberikan kesempatan kepada UMKM untuk dapat tumbuh dan bergerak maju.

“Ini juga sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong lahirnya koperasi dengan produk unggulan yang memiliki daya saing nasional dan global,” sebut Kuswoyoto.

Baca juga :

Pegadaian mendukung peningkatan kreativitas anak bangsa di sektor otomotif dengan meluncurkan motor kustom The Gade 150 dalam acara Kustomfest 2021. Basis motor yang dipilih adalah Honda CB150 Verza yang diubah menjadi gaya scrambler tracker.

Dengan desain multipurpose, kendaraan ini bisa dikendarai harian di perkotaan juga nyaman dibawa ke pelosok daerah dengan kontur medan offroad ringan. Untuk memproduksi motor ini Pegadaian bekerja sama dengan salah satu workshop di Yogyakarta Retrosyndicate.

Nantinya motor ini dapat dibeli oleh masyarakat melalui program produk pembiayaan kendaraan bermotor dari Pegadaian Syariah dengan berbagai kemudahan seperti uang muka terjangkau pengajuan cepat dan mudah juga kemudahan layanan di seluruh Indonesia. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB