Pelopor.id – Ketua DPD Jawa Tengah Bambang ‘Pacul’ Wuryanto menilai survei hanyalah sebuah potret. Hasilnya, bisa naik dan turun tergantung aksi yang dilakukan calon terkait. Hal ini, diungkapkannya mengomentari hasil survei terbaru sejumlah lembaga terkait Pilpres 2024 yang menunjukkan tren positif bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“Survei hanya potret, (survei Ganjar) bisa turun, bisa naik, survei itu potret. Seperti kamu tak potret, hidung kurang mancung, dimancungin bisa,” tutur Pacul, Sabtu, 9 Oktober 2021.
“Pak Ganjar Maret 2013 belum ada angkanya, Bibit juga keluar angkanya. Tapi dengan effort yang bagus, aksi yang bagus, menang.”
Ia kemudian mengungkit survei Ganjar di Pilgub 2013. Kala itu menurut Bambang, hasil survei Ganjar masih menunjukkan angka yang kecil. Namun setelah tim bekerja, Ganjar akhirnya bisa menang di Pilgub Jateng.
“Survei itu bersifat sementara, dia bisa berubah ketika ada aksi-aksi di dalamnya. Pak Ganjar Maret 2013 belum ada angkanya, Bibit juga keluar angkanya. Tapi dengan effort yang bagus, aksi yang bagus, menang,” ungkap Pacul.
Adapun berdasarkan hasil survei terakhir yang dirilis Kamis, 7 Oktober 2021, SMRC menyebut tren Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan mengalami kenaikan, sedangkan tren Prabowo mengalami penurunan.
“Dibanding hasil survei Mei 2021, dukungan untuk Ganjar pada September 2021 dalam simulasi 3 nama menguat dari 25,5% menjadi 29,3%. Anies sedikit naik dari 23,5% menjadi 25%. Sedangkan Prabowo cenderung melemah dari 34,1% menjadi 30,8%,” ucap Direktur Survei SMRC, Deni Irvani.
Sementara dalam survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research yang dirilis Jumat, 8 Oktober 2021, menunjukkan nama Ganjar Pranowo berada di posisi teratas survei capres.
Ganjar menempati posisi pertama survei indEX Research dengan skor 17,5 persen. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di urutan kedua dengan skor 17,1 persen. Lalu di posisi ketiga ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan skor 13,8 persen.
Selain itu, Peneliti indEX Research, Hendri Kurniawan, menyebut, ada 13 nama lain yang diprediksi masuk bursa capres 2024. Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Menparekraf Sandiaga Uno. []












