Sandiaga Uno Ajak BPJS Kesehatan Bangun Engagement dengan Pelanggan

- Editor

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk 'Learning is Fun and Meaningfull' bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan. (Foto:Pelopor/Kemenparekraf)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk 'Learning is Fun and Meaningfull' bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan. (Foto:Pelopor/Kemenparekraf)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membangun engagement di era pandemi covid-19 melalui adaptasi, kolaborasi, dan inovasi.

Dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk ‘Learning is Fun and Meaningfull’ bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan, Sandiaga mengatakan bahwa pandemi Covid-19 dapat dijadikan momentum untuk tetap membangun engagement dengan pelanggan hingga wisatawan secara baik.

“Saya yakin bahwa momentum pandemi Covid-19 ini bisa kita manfaatkan untuk membangun engagement dengan customer. BPJS kesehatan harus membangun kesempatan ini untuk re-engage dengan customer. Strateginya apa? Strateginya inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” tutur Sandiaga Jumat, 16 Juli 2021.

“Gunakan big data, teknologi informasi dan komunikasi. Konsepnya adalah 360 derajat. Bagaimana less-contact economy, bagaimana ekonomi kreatif yang akan jadi lokomotif pembangunan kita ke depan.”

Menparekraf menjelaskan, strategi inovasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dalam penyediaan layanan. Sebagaimana visi “Indonesia Maju 2045” menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia di tahun 2045.

Strategi kolaborasi, yaitu bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Sementara, adaptasi yakni dengan membiasakan diri terhadap era kenormalan baru termasuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat di destinasi wisata yakni CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).

“Manusia diberikan begitu banyak karunia oleh Allah SWT, kita adalah makhluk yang bisa beradaptasi dan berinovasi. Gunakan big data, teknologi informasi dan komunikasi. Konsepnya adalah 360 derajat. Bagaimana less-contact economy, bagaimana ekonomi kreatif yang akan jadi lokomotif pembangunan kita ke depan dan bagaimana 2045 menjadi Indonesia emas. Dan saya yakin kolaborasi ini menghadirkan banyak peluang,” sebutnya.

Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk ‘Learning is Fun and Meaningfull’ bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan. (Foto:Pelopor/Kemenparekraf)

Sandiaga juga menjelaskan, di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kolaborasi dapat dilakukan dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah melalui kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #BeliKreatifLokal yang menggandeng berbagai platform e-commerce dan startup untuk bekerja sama memasarkan produk-produk industri lokal.

Baca Juga :   Sejarah Idul Adha, Kisah Nabi Ibrahim Mendapat Wahyu dari Allah SWT

“Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk-produk kreatif lokal melalui penguatan digital aset, membangun jejaring, juga pendampingan berupa coaching, mentoring, training, consulting,” sebut Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga mengajak para duta BPJS Kesehatan upskilling dan re-skilling diri agar SDM memiliki value yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan untuk menyongsong persaingan di masa yang akan datang. Sebab para Duta BPJS Kesehatan adalah cerminan bangsa dalam layanan jaminan kesehatan yang ramah dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Upskilling dan re-skilling menjadi keharusan. Menurut saya dengan adanya pandemi, dengan adanya digitalisasi, dengan adanya unstoppable trends yang terus berkembang kita harus reskilling dan upskilling mungkin 3-5 tahun agar kita terus belajar apa yang menjadi hal yang kekinian. Sehingga being relevant, being authentic, dan being objective_. Ini yang menurut saya menjadi suatu keharusan,” tandasnya.

Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan, webinar Remote Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan Duta BPJS Kesehatan dalam hal pengetahuan general, menyasar pengembangan kompetensi dasar, dan kompetensi kepemimpinan.

“Remote working ini kita harapkan dapat melatih Duta BPJS Kesehatan dalam menumbuhkan minat active learning dan self learning atau pembelajaran secara mandiri,” sebutnya.

Turut mendampingi Menparekraf dalam acara tersebut yaitu Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kemenparekraf Cecep Rukendi.

Serta turut hadir Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dr. Achmad Yurianto, beserta seluruh Jajaran Dewan Pengawas, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Direktur SDM & Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal, dan para Senior Leader & Seluruh Duta BPJS Kesehatan se-Indonesia. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan
Huadi Group Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor Lewat Dinsos Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:59 WIB

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Sabtu, 22 Juni 2024 - 01:34 WIB

Bruno Mars Siap Gelar Dua Konser di Jakarta International Stadium

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:43 WIB

Crab Mentality Jadi Tema Utama Single Pengen Ini Itu Milik Vikri and My Magic Friend

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:00 WIB

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:50 WIB

Lirik Lagu Aku Lelah, tapi Aku Kan Kembali – Aldi Handaling

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:42 WIB

Aldi Handaling Bahas Soal Kehidupan di Single Baru Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:51 WIB

We The Fest 2024 Umumkan Peach Pit dan Marcell di Line Up Fase 3

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:49 WIB

Swag Event Kumpulkan Element, Basejam, hingga The Chasmala di Satu Panggung

Berita Terbaru

Proyek musik solo Vikri Rahmat, Vikri and My Magic Friend. (Foto: Reallist Management)

Musik

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Minggu, 23 Jun 2024 - 16:59 WIB

Musisi blues, Anov Blues One. (Foto: Reallist Management)

Musik

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Jumat, 21 Jun 2024 - 12:00 WIB