Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Pemkot Tangerang Ramai Pendaftar

Mulyani
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Mulyani. (Foto: Pelopor/Pemkot Tangerang)

Pelopor | Jakarta – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah meluncurkan aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Covid-19. Kepala Dinas Kominfo, Mulyani mengatakan, aplikasi tersebut diharapkan bisa mempercepat program Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang yang menargetkan 1,2 juta penduduk atau 70 % dari total populasi masyarakat Kota Akhlakul Karimah.

“Dengan adanya aplikasi tersebut mudah-mudahan target Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang bisa terpenuhi, sehingga herd immunity bisa terbentuk,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis Senin (21/6/2021).

“Dan mereka diwajibkan memiliki KTP Kota Tangerang, kecuali lansia usia 60 tahun keatas dapat menggunakan surat keterangan domisili.”

Mulyani menjelaskan, aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 mempermudah masyarakat yang selama ini masih belum mendapatkan akses layanan Vaksinasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Pendaftarannya cukup mudah tinggal masuk link vaksinasi.tangerangkota.go.id, kemudian klik daftar dan isi formnya, kemudian tinggal tunggu notifikasi lewat whatsapp. Warga juga bisa mengecek NIK-nya sudah terdaftar atau belum lewat link tersebut, termasuk jadwal vaksinasinya,” jelasnya.

Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 ini, menyasar masyarakat Kota Tangerang berusia 18 tahun atau di atasnya yang belum pernah menerima vaksinasi Covid-19 atau vaksinasi dosis ke-2 dan tidak terdaftar dalam sasaran/penerima manfaat Vaksin Gotong Royong.

“Dan mereka diwajibkan memiliki KTP Kota Tangerang, kecuali lansia usia 60 tahun keatas dapat menggunakan surat keterangan domisili,” papar Mulyani.



Lebih lanjut, Mulyani menerangkan bahwa setelah diluncurkan pada hari Minggu (20/6/2021), ada 8.521 warga Kota Tangerang yang sudah terdaftar menjadi calon penerima Vaksin Covid-19.

Baca Juga :   Antar Ribuan Obat Covid, TNI Luncurkan Program Go Babinsa

“Angka ini kita harapkan terus naik, karena dari target 1,2 juta jiwa, baru 235.501 jiwa yang sudah tervaksin. Dengan rincian 234.239 orang sudah tervaksin Dosis 1 dan 150.138 sudah mendapatkan vaksin Dosis 2,” tegas Mulyani. []