Bidik Omicron, AS Menyetujui Vaksin Moderna dan Pfizer yang Diperbarui

- Editor

Kamis, 1 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Amerika Serikat (AS) telah mengesahkan vaksinasi Covid-19 yang diperbarui oleh Moderna dan Pfizer-BioNTech, yang secara khusus menargetkan galur terbaru dari varian Omicron, dengan tujuan memulai kampanye pendorong atau booster baru.

Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan bahwa dua suntikan booster yang diperbarui ini disetujui untuk orang berusia 12 tahun ke atas untuk suntikan Pfizer dan 18 tahun ke atas untuk Moderna.

Vaksin generasi baru tersebut menargetkan strain asli virus corona dan garis keturunan BA.4 dan BA.5, subvarian Omicron yang menyebabkan sebagian besar kasus di AS dan yang diprediksi FDA akan beredar di masa mendatang.

Awal musim panas ini, departemen kesehatan AS mengumumkan telah membeli 105 juta dosis dari Pfizer dan 66 juta dari Moderna, untuk digunakan selama musim gugur dan musim dingin.

Vaksin versi baru berpotensi tersedia di AS paling cepat minggu depan.

“Menerima booster yang secara khusus menargetkan varian Omicron BA.4/.5, yang saat ini merupakan jenis SARS-CoV-2 yang paling umum, adalah tindakan kesehatan masyarakat yang penting yang dapat dilakukan orang untuk membantu melindungi diri mereka sendiri,” kata kepala eksekutif Moderna Stephane Bancel seperti dikutip dari AFP.

Vaksin yang beredar saat ini menargetkan strain awal virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok. Namun mereka secara bertahap terbukti kurang efektif terhadap varian yang muncul dari waktu ke waktu, karena evolusi virus yang cepat.

Berbeda dengan varian Alpha dan Delta, yang akhirnya memudar, Omicron dan subvariannya mendominasi infeksi di seluruh dunia pada tahun 2022.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pengungsi Rohingya Gugat Facebook US$ 150 Miliar

Berita Terkait

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri
Rumah Mode Balenciaga Putus Hubungan dengan Kanye West

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:59 WIB

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Sabtu, 22 Juni 2024 - 01:34 WIB

Bruno Mars Siap Gelar Dua Konser di Jakarta International Stadium

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:43 WIB

Crab Mentality Jadi Tema Utama Single Pengen Ini Itu Milik Vikri and My Magic Friend

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:00 WIB

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:50 WIB

Lirik Lagu Aku Lelah, tapi Aku Kan Kembali – Aldi Handaling

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:42 WIB

Aldi Handaling Bahas Soal Kehidupan di Single Baru Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:51 WIB

We The Fest 2024 Umumkan Peach Pit dan Marcell di Line Up Fase 3

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:49 WIB

Swag Event Kumpulkan Element, Basejam, hingga The Chasmala di Satu Panggung

Berita Terbaru

Proyek musik solo Vikri Rahmat, Vikri and My Magic Friend. (Foto: Reallist Management)

Musik

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Minggu, 23 Jun 2024 - 16:59 WIB

Musisi blues, Anov Blues One. (Foto: Reallist Management)

Musik

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Jumat, 21 Jun 2024 - 12:00 WIB