Produsen Mobil Konvensial Makin Serius Geluti Bisnis Kendaraan Listrik

0
Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Produsen mobil konvensional mulai menunjukkan minatnya berinvestasi pada bisnis kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Bahkan, mereka mulai menargetkan pertumbuhan besar hingga 2030.

Melansir Reuters, Toyota Motor, Nissan Motor dan Volkswagen adalah produsen mobil konvensional yang sudah menunjukkan sangat serius dengan bisnis EV.

Hingga 2030, Toyota berkomitmen meningkatkan investasinya pada kendaraan listrik sebesar 8 triliun yen atau sekitar USD 70 miliar. Setengah dari angka itu dialokasikan ke pengembangan mobil listrik berbasis baterai penuh atau battery electric vehicle (BEV). Selain itu, Toyota juga akan membangun pabrik baterai baru di California yang dijadwalkan bisa mulai berproduksi pada 2025.

Kemudian, Nissan berencana menanamkan USD 17,6 miliar dalam bisnis EV miliknya sebagai bagian dari rencana ‘Ambisi 2030’. Perusahaan tersebut berharap setengah dari total penjualannya pada tahun 2030 adalah kendaraan listrik.

Beberapa strategi yang akan ditempuh Nissan adalah mengenalkan sejumlah model baru dan juga membuka fasilitas percontohan di Yokohama pada tahun 2024. Selain itu, Nissan juga menargetkan bisa meluncurkan armada baterai solid-state pada tahun 2028.

Sedangkan Volkswagen (VW) berharap, seperempat dari total penjualannya berbasis EV pada akhir tahun 2026. VW pun akan melakukan transformasi EV dengan investasi senilai USD 100 miliar. Salah satunya adalah Project Infinity EV, sebuah mobil listrik dengan kemampuan mengemudi otonom, yang dijadwalkan rilis pada 2026. []

Baca juga: Toyota Benamkan Investasi US$ 70 Miliar di Mobil Listrik Hingga 2030