Presiden Jokowi Resmi Buka Apkasi Otonomi Expo 2021

0
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE 2021) mulai 20-22 Oktober 2021 di Jakarta Convention Center. (Foto: Pelopor/Youtube Apkasi Official)

Pelopor.id | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar kegiatan Apkasi Otonomi Expo (AOE 2021) yang berlangsung mulai 20-22 Oktober 2021 di Jakarta Convention Center (JCC), pukul 10.00-18.00 WIB.

AOE 2021 dilaksanakan sebagai implementasi salah satu tugas organisasi dalam memfasilitasi kegiatan promosi komoditi, investasi dan pariwisata bagi anggota Apkasi, yang meliputi 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

Acara ini terdiri dari beberapa kegiatan, seperti pameran, forum bisnis dan pemilihan Putri Otonomi Daerah, yang diharapkan mampu mempromosikan berbagai keunggulan yang dimiliki daerah-daerah di Indonesia.

AOE 2021 menawarkan peluang investasi terkait berbentuk produk-produk daerah yang berpotensi untuk dikembangkan dan diperdagangkan, yaitu berupa:
1. Pengolahan pakan ternak
2. Produksi ikan tangkap dan budidaya perikanan
3. Pembangkit listrik tenaga mikro hidro
4. Pengembangan objek wisata, agro wisata, pembangunan hotel dan reso
5. Industri hilir, kelapa sawit dan karet

Produk-produk daerah ini akan diperdagangkan lebih luas dengan memanfaatkan teknologi informasi berupa aplikasi start-up yang memudahkan dan memungkinkan pembeli-penjual tidak perlu bertatap muka, sehingga perdagangan dapat terus berjalan dan upaya pencegahan Covid-19 tetap terus dapat dijaga.

Baca juga: Berkunjung ke Sorong, Jokowi Beli Jagung Rebus di Pinggir Jalan

AOE 2021 telah dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Bogor secara virtual, pada Rabu (20/10/2021). Dalam kata sambutannya, Jokowi menyatakan sudah saatnya kita mengaktifkan ekonomi nasional dan selalu siaga menghadapi semua hal yang tidak pasti. “Karena dunia global sekarang ini betul-betul penuh dengan keragu-raguan, penuh dengan ketidakpastian, penuh dengan kompleksitas masalah yang sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi,” ucap Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengingatkan perlunya diperkuat perdagangan antar daerah, antar kabupaten, antar provinsi, antar pulau. Setiap daerah juga diminta fokus pada produk unggulannya, sehingga ke depan bisa saling menopang.

“Kita ini kan senangnya latah, karet rame, semua nanam karet. Sawit rame, semua nanam sawit. Sawit ambruk, semuanya juga ambruk. Karet harganya jatuh, semua juga ikut jatuh. Jangan seperti itu. Setiap daerah saya ingatkan perlu fokus pada produk unggulannya, karena ketidakpastian tadi,” kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Ingin BUMN Go Global

Presiden Jokowi juga berharap agar volume ekspor bisa terus ditingkatkan serta memfasilitasi para pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang ekspor yang ada, sehingga membuat produk Indonesia dikenal dan kompetitif di pasar global.

“Kemarin saya mendapatkan informasi nilai ekspor Indonesia tahun ini dari Januari sampai ke Agustus mencapai USD 142 miliar, tumbuh 37,7% year on year. Artinya ekspor kita tumbuh sangat bagus sekali,” ujar Jokowi.

“Kalau daerah bisa memanfaatkan ini, karena hampir semua negara sekarang ini membutuhkan komoditas-komoditas kita, sehingga jangan sampai ada daerah yang justru menghambat, membuat ruwet perijinan,” tegas Jokowi. []