Diikuti Peserta 18 Negara, HK Endurance Challenge Ajang Uji Coba WSBK-MotoGP

0
Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC
Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

Pelopor.id – HK Endurance Challenge (HKEC) siap digelar. Seluruh persiapan teknis dan non teknis tuntas. Perhelatan HKEC 15-17 Oktober nanti, sekaligus menjadi ajang ujicoba event berskala internasional lainnya yang sudah di depan mata, seperti World Superbike (WSBK) 19-21 November dan puncak sport event internasional di sirkuit Mandalika, MotoGP 20 Maret 2022.

HKEC dijadikan sebagai ajang ujicoba rentetan sport event internasional yang akan digelar di Lombok-NTB. Ujicoba ini terkait kesiapan pemerintah daerah NTB sebagai tuan rumah, kesiapan sumber daya manusia, akomodasi dan kesiapan infratsruktur yang selama ini menjadi fokus pembangunan di NTB.

“Menariknya, kami (Pemerintah Daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP.”

Sirkuit Mandalika misalnya. Pembangunan by pass BIZAM-Mandalika dan infrastruktur lain penunjang event-event berskala nasional dan internasional.

“Keseluruhan event yang siap digelar dalam waktu dekat ini, muaranya adalah pemulihan pariwisata dan ekonomi NTB,” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, dalam jumpa pers bersama PT Hutama Karya (Persero) di Mataram,13 Oktober 2021 optimis.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTB, Ridwan Syah, melihat HKEC ini sebagai sebuah strategi untuk memastikan dunia pariwisata NTB bangkit. Ridwan Syah juga menyebut HKEC sebagai pemanasan menuju event MotoGP.

Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC
Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

“Menariknya, kami (pemerintah daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP,” ungkap Ridwan Syah memberi semangat.

Ridwan Syah, juga memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung event siap 100 persen. Seluruh rangkaian acara, transportasi, prasarana, management, rekayasa lalu lintas, dan kesehatan sudah siap.

“Akan ada pelibatan UMKM. Keterlibatan UMKM ini untuk menguatkan posisi UMKM sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat NTB. Dan saya pastikan tanggal 17 itu, by pass selesai dan acara ini untuk ujicoba walaupun belum diresmikan. Tidak ada lagi masalah, jalan itu bisa dilalui. Sekali lagi, ini momentum bahwa kita siap gelar WSBK,” tegas Ridwan Syah panjang lebar.

EVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Tjahyo Purnomo, meyakinkan semua pihak kegiatan ini akan terus berlanjut. Event HKEC ini diikuti peserta asing dari 18 negara internasional, mewakili 5 benua Eropa. Mereka (peserta asing, red) saat ini berada di Indonesia.

“Seyogyanya acara ini akan digelar Agustus. Namun karena terkendala pandemi jadualnya mundur. Acara ini diikuti atlet-atlet berpengalaman. Rutenya sejauh 123 kilometer. Dari gili air ke pantai sire, bersepeda hingga kawasan ITDC dan berlari sepanjang 20 kilometer. Ini bukan kaleng-kaleng,” tandas Tjahyo.

“Event ini, diikuti 100 peserta. Ini bukan kaleng-kaleng karena sekelas Asia, Bahkan dunia. Banyak kegiatan lain yang kami gelar dalam upaya memulihkan pariwisata Indonesia. Acara ini sudah dipersiapkan dengan baik sesuai dengan yang kita rencanakan,” sambungnya.[]